LPM IAIN Lhokseumawe Melakukan Persiapan Surveilen

Surveilen hasil akreditasi perguruan tinggi mengenai perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe menjadi Institut Agama Islam Negeri Lhoksemawe akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2018 – 2 Nopember 2018. Hal ini diketahui pasca turunnya surat pemberitahuan Assesmen Surveilen dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Menyikapi kenyataan tersebut, LPM bersama segenab jajaran TIM AIPT sejak tanggal 8 Oktober 2018 sudah melakukan persiapan-persiapan untuk investigasi dimaksud. Surveilen ini bertujuan untuk menentukan kelayakan program studi dan perguruan tinggi berdasarkan kinerja yang mengacu pada standar Nasional Pendidikan Tinggi dan untuk menjamin mutu program studi dan Perguruan Tinggi  secara eksternal baik bidang akademik maupun non-akademik dalam rangka melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat. Ringkasnya tujuan surveilen adalah (1) menjamin prinsip akurasi, objektivitas, dan akuntabilitas, dan (2) menjamin konsistensi program studi dan atau/ Perguruan Tinggi dalam memenuhi persyaratan status akreditasi dan peringkat terakreditasi slama periode masa akreditasinya yang masih berlaku sesuai dengan keputusan BAT-PT.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris LPM IAIN Lhokseumawe, Dr. Jumat Barus, M.S. mengatakan bahwa persipan mengahadapi kunjungan TIM Surveilen BAN-PT pada tanggal 31 Oktober 2018 sudah mencapai 90% dan sisanya berupa finishing saja. “Insya Allah semuanya sudah hampir kelar, tinggal finishingnya saja, seperti pembuatan sampul, pembenahan surat keputusan”, demikian pungkas Jumat Barus.

Ketua LPM IAIN Lhokseumawe, Al Husaini M Daud, meminta kerja sama seluruh masyarakat kampus untuk membantu menyukseskan program surveilen ini, sehingga ke depan status akreditasi IAIN Lhokseumawe menjadi minimal “B”. “ini adalah harapan kita semua agar status lembaga kita menjadi “B” dan jika itu terkabul. Maka akan membantu mahasiswa kita yang lulus tahun 2015 dengan status “C”. Karena jika dapat “B” maka sejak tahun 2015 dihitung “B”. Karena itu mohon doa dan dukungannya akan cita-cita mulia ini terkabul”, demikian pinta Tengku Al.